Ambil Darah
Ambil darah? Buat apa? Donor? Tes DNA?
Buat ID card di Qatar. Bukan KTP sih, tapi semacamnya. Pulang-pulang dari sekolah, mama Me-u langsung bilang, “De, siap-siap ke RS. Mau tes darah. Cuma dicucuk di ujung jari kok.”
Me-u sih iya-iya aja. Me-u pernah di rumah sakit yg sama di ambil darahnya, tetapi tidak peduli. Lalu, Me-u juga pernah darahnya di cek pakai alat yang di ujung jari. Menurut Me-u, mendingan alat itu…
Sehabis makan, Me-u dan papa Me-u pergi ke RS. Sesampai di RS, langsung ke lab. Papa Me-u menyuruh Me-u untuk menunggu di ruang tunggu wanita. Beberapa menit kemudian, Me-u dipanggil.
Me-u disuruh duduk dan yang ingin mengambil darah Me-u bersiap-siap. Setelah itu, darah Me-u diambil. Lumayan sakit sih disuntik, tetapi tidak sakit-sakit amat.
Yang nyebelin, Me-u susah melipat tangan. Tapi tak apa sih, yang penting tidak diusir dari Qatar. -___-
Ini fotonya:
Bergelombang karena bukan plester, tapi kulitnya.

Ndak tes urine sekalian?
Tes urine kan banyak gunanya. Ngecek apa ente ngobat, atau ngecek….kehaliman…
*dibunuh*
| Posted 2 years ago*injek2 gun* KURANG AJAR LO GUN!!!
| Posted 2 years agoAstagfirullahhhh!!!
| Posted 2 years agoHabis ngomong gitu ngomong astagfirullah.. -__-
| Posted 2 years ago