Soal Berdasarkan Dengan Opini

“You’re asking me?”
Tanggal 3 Maret 2008, Me-u ada ulangan Economics (Ekonomi dan Akuntasi). Menurut Me-u menyebalkan, karena tak membawa kalkulator dan nyaris sepuluh pertanyaan berdasarkan dengan opini. Apakah itu adil? Pertanyaan-pertanyaan-nya semua multiple choice pula (memilih dari jawaban ‘a’ sampai ‘e’). Hal seperti ini juga pernah datang di tes Business Studies. Beginilah contoh salah satu pertanyaan:
Guy A has a job as a diver who dives to the bottom of the sea to study about the marine life and Guy B as a job as a researcher in the marine department. Which of them has a bigger salary?
Atau semacamnya. Intinya, si A di laut, si B di daratan.
Pembaca: Wah, Miy! Artikan dong!
Me-u: Baiklah.
Si A bekerja sebagai penyelam untuk belajar tentang laut. Si B mempunyai pekerjaan sebagai peneliti hidup di laut. Manakah yang mempunyai gaji yang lebih besar?
Me-u lupa semua jawaban yang diberikan, tetapi, Me-u terjebak di dua jawaban:
-Guy A, because the job is much more dangerous.
-Guy B, because he has more talents and has special skills.-Si A, karena pekerjaan-nya lebih bahaya.
-Si B, karena dia berbakat.
Maaf, bagian disini sebenarnya salah. Maka, Me-u strike saja. Tapi, sebenarnya ada pertanyaan seperti ini juga. Nah, pertanyaan inilah yang benar:
Guy A is a marine biologist who spends his time deep under the ocean, examining the exotic flora and fauna. His brother, Guy B, is theoretical physicist who’s trying to make a mathematical model helpful in time travel. Who might get paid more and why?
si a adalah peneliti bawah laut yang membuang waktunya di bawah laut, mempelajari flora dan fauna tropis. adik/kakak-nya, si b, adalah ahli teori fisika yang mencoba untuk membuat teori matematika untuk time travel. siapa yang dapat gaji lebih besar dan kenapa?
Jawaban sama seperti diatas yang Me-u strike.
Secara logis, jawaban adalah B. Ada sih, beberapa faktor yang membuat si A mendapatkan gaji lebih besar. Misalnya, siapa yang mempekerjakan? Jawabannya seperti itu pula! Tapi yang di strike itu juga datang, tapi beda topik.
Oh ya, ada juga pertanyaan berdasarkan dengan teori. Misalnya, bisakah Teori 1 dipakai, atau Teori 2 lebih cocok? Kalau dipikir-pikir, acak-acak otak, keduanya bisa dipakai. Me-u nyaris teriak di Exam Hall. Seluruh murid sekelas pun berdebat selesai ulangan.
POKOKNYA GITU DEH!!! Yang nggak ngerti sama Me-u maaf-maaf saja. Sebenarnya, ada yang lebih parah dari ini sampai Me-u mengasal jawaban atau membiarkan lingkaran tak terisi.

9 Comments
Comments RSS TrackBack Identifier URI
Leave a comment
Seorang otaku, illustrator dan grafis pemula. Cukup dikenal sebagai Yamazaki Miyu, Uchiha Miyu, Myu atau Miyu saja. Seorang perempuan kelahiran tahun 1992 dan kelahiran Indonesia. Sekarang menetap di Doha di negara Qatar. Suka menggambar dan mengutak-atik gambar di Adobe Photoshop 7.0 kesayangannya. Cewek periang, usil dan jayus. Suka sekali membaca buku novel yang menarik, mendengarkan lagu dan surf di Internet. Juga pula seorang musician-in-training.
Ahhh, nice question!
@gunyu: yea….not! and your opinion?
wiw.. soal berdasarkan opini ? aku suka
karena~ semua jawaban kemungkinan bisa. Ya kan? asalkan alasannya tepat
tapi betenya soal kayak gini tuh butuh nulis panjang-panjang = = warrgh~
@bams: yeeeeeeeee!!!!! jwbnx ga ditulis, tp pilihan!
Tag STRIKE-nya rusak tuh.
Ga rusak, emg sengaja.
oh maap salah baca
wkwkw. susah juga ya = =
Saya lebih suka soal beginian daripada textbook. Lebih bikin orang buat mikir.
Apalagi kalo formatnya essay. 
@xali: ngerti2…
Essay ada di History.